Jaringan Internasional untuk Konservasi SDG

Sub Pokok Bahasan 12.3

Jaringan Internasional untuk Konservasi SDG

Kegiatan pengkoleksian, pengklasifikasian, dan konservasi Sumber Daya Genetik sudah sejak dulu dilakukan, tetapi masih sangat sedikit & sangat terlambat. Koleksi terbesar telah dibangun oleh Vavilov di St. Petesburg yang terdiri dari > 250 ribu asesi.

Banyak introduksi awal yang hilang karena evaluasi yang dilakukan oleh para breeder & banyak yang dibuang akibat beberapa faktor seperti fertilitas, penyimpanan panen (storage), tidak tersedianya dana yang cukup & kekurangan tenaga yang terlatih. Koleksi plasma nutfah dilakukan oleh banyak negara dan breeder dari pemerintah/swasta, tetapi informasi umum tentang asesi dari koleksi sering susah didapat.

Dalam tahun-tahun terakhir telah diusahakan adanya pembangunan suatu jaringan internasional untuk konservasi SDG. Sekumpulan negara-negara donor, bank pembangunan & yayasan telah mendirikan suatu badan internasional untuk SDG tanaman (BI-SDGT) atau IB-DGR (International Board for Plant Genetic Resources) dengan kantor pusat di bawah organisasi pertanian dan pangan dunia (FAO). Fungsi dari IB-SDGT adalah sebagai berikut:

  • mengembangkan suatu pandangan tentang konservasi SDG yang luas untuk mempromosikan dan mengkoordinasi negara-negara dalam rangka mengkonservasi plasma nutfah tanaman-tanaman utama
  • membantu lembaga-lembaga yang tepat/cocok untuk memperluas dan mengembangkan kemampuannya untuk penyimpanan, evaluasi dan koleksi plasma nutfah.

Koleksi- koleksi tanaman di dunia antara lain bertempat di :

  1. CIMMYT ( International Maize Wheat Improvement Center)
    Koleksi : jagung & gandum
    Tempat : Mexico
  2. ICRISAT (International Crops Research Institute for The Semi Arid Tropic)
    Koleksi : sorgum, kacang tanah
    Tempat : India
  3. AVRDC (Asian Vegetable Research and Development Center)
    Koleksi : kacang hijau, kedelai, tomat, kubis cina, selada
    Tempat : Taiwan
  4. CIAT (International Center for Tropical Agriculture)
    Koleksi : Dry bean, ubi kayu, tanaman pangan tropik
    Tempat : Cali, Colombia
  5. IITA (International Institute for Tropical Agriculture)
    Koleksi : kacang kapri, ubi kayu, ubi jalar
  6. CIP (International Potato Center)
    Koleksi : kentang, ubi jalar
    Tempat : Lima, Peru
  7. ICARDA (International Center for Agricultural Research in Dry Areas)
    Koleksi : terigu, gandum barley, kacang-kacangan berdaun lebar
    Tempat : Alippo, Syria

SISTEM PLASMA NUTFAH AMERIKA SERIKAT

Introduksi plasma nutfah tanaman pada awalnya dilakukan di USA. Tahun 1819 semua staf AS diinstruksikan untuk mengumpulkan benih dan tanaman yang potensial untuk dibudidaya di AS. Sekitar tahun 1898. Deptan AS mendirikan suatu kantor yang mengurusi introduksi benih-benih tanaman asal luar negeri yang disebut dengan kantor urusan introduksi tanaman asal luar negeri (OFPI).

Program AS untuk mengkonservasi plasma nutfah berkembang menjadi suatu sistem plasma nutfah nasional (National Plant Germplasm System atau NPGS). Sekarang sistem model tersebut dipakai untuk program SDG nasional dari Deptan AS.

Kegiatan koleksi & konservasinya plasma nutfah memegang peranan penting. Evaluasi terhadap sumber daya plasma nutfah dan penyebaran informasi tentang asesi-asesi penting untuk dilakukan dan harus didokumentasi sehingga para breeder dapat mengidentifikasi strain-strain yang bermanfaat dan berpotensi. Untuk itu diperlukan sistem informasi secara komputerisasi.

Oleh karena itu, Deptan USA mengembangkan sistem jaringan sumber daya plasma nutfah dengan menggunakan perlengkapan komputer/ disebut Germplasm Resource Information Network (GRIN). GRIN terletak di pusat penelitian Beltsville Maryland di dekat Washington DC. Sistem ini mengandung informasi yang tersimpan dalam komputer untuk semua asesi yang tersimpan di NPGS. Informasi ini sangat diperlukan oleh breeder untuk menyaring beribu-ribu genotipe untuk mendapatkan sumber gen yang diinginkan.

Introduksi benih dan tanaman

  • Contohnya tanaman kedelai yang awalnya merupakan tanaman introduksi yang kemudian menjadi tanaman utama di USA dalam kurun waktu > 60 tahun.
  • Sebagai hasil dari suatu ekspedisi ke timur jauh, telah diintroduksikan lebih dari 3000 asesi kedelai.
  • Materi benih-benih tanaman telah dikumpulkan dan diintroduksikan ke USA oleh Deptan USA, kebun-kebun percobaan negara & swasta yang tersedia bagi breeder untuk mengembangbiakkan koleksi individunya.

Sumber daya plasma nutfah dan konservasinya

  • Awal imigran ke USA membawa biji-bijian dan tanaman yang diperlukan atau impor benih/tanaman introduksi.
  • Tanpa introduksi benih/tanaman, petani-petani USA & Kanada tidak akan mengusahakan tanaman gandum, padi, sorgum, berbagai rumput, tanaman pangan, tebu, dll.
  • Beberapa tanaman yang berasal dari USA sendiri kebanyakan di luar batas USA & Kanada, seperti jagung, tembakau, kacang buncis, bunga matahari, beberapa bentuk tanaman kapas, ada pula beberapa jenis rumput asli USA.
  • Awal petani datang ke USA berasal dari negara-negara lain yang jauh terpisah yang membutuhkan berbagai ragam kultivar/strain dari berbagai jenis tanaman.
  • Melalui trial & error, beberapa diantaranya ada yang berhasil beradaptasi baik dalam kondisi ekologi yang beragam sehingga berkembang menjadi terkenal dan diperhitungkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: