Metode Pembentukan Konservasi Plasma Nutfah

Sub Pokok Bahasan 12.1

Metode Pembentukan Konservasi Plasma Nutfah

Plasma Nutfah adalah sumber daya genetik yang digunakan pemulia untuk mengembangkan varietas/kultivar baru. Plasma nutfah dapat berupa biji/benih. Sumber plasma nutfah yang berupa biji/benih biasanya berasal dari tanaman baru/lama/landrace. Landrace adalah bentuk-bentuk hasil seleksi dari tanaman yang sudah dibudidayakan. Tanaman yang berhasil dibudidayakan oleh petani berasal dari tanaman liar. Sumber plasma nutfah yang lain adalah propagula, yaitu bagian-bagian kecil tanaman yang dapat berkembang biak.

Plasma nutfah adalah salah satu SDA yang sangat penting karena tanpa plasma nutfah kita tidak dapat memuliakan tanaman, membentuk kultivar/ras baru karena itu plasma nutfah harus dikelola secara tepat sehingga dari plasma nutfah tersebut pemulia dapat mengembangkan kultivar-kultivar unggul. Plasma nutfah harus dikonservasi karena plasma nutfah sering mengalami erosi genetik yang mengakibatkan jumlah plasma nutfah semakin menurun.

Kemajuan pemuliaan tanaman (melalui seleksi) di satu pihak menguntungkan manusia dan di lain pihak merugikan, yaitu dengan adanya pemurnian bentuk-bentuk landras yang heterogen yang mengakibatkan ada bentuk-bentuk yang terbuang dan pembuangan ini dapat menimbulkan erosi genetik. Sehingga harus dipikirkan masak-masak genotipe mana yang harus dibuang/disimpan (yang mempunyai nilai genetik kecil yang dibuang). Selain itu adanya seleksi dan pemurnian tersebut dapat menyebabkan keseragaman meningkat sehingga tidak tahan terhadap berbagai deraan alam.

Erosi genetik selain disebabkan oleh manusia juga bisa karena seperti kebakaran hutan, bencana alam, dll. Sebagai pemulia, cara yang digunakan untuk mengatasi erosi yang disebabkan oleh bencana alam/perlakuan manusia adalah :

  1. introduksi
  2. eksplorasi
  3. mutasi

Untuk mengatasi kerusakan plasma nutfah, pemerintah membentuk badan penelitian dan pengembangan (litbang) yang bertanggung jawab terhadap pelestarian plasma nutfah. balitbang-balitbang plasma nutfah di daerah-daerah.memiliki mandat untuk mengembangkan plasma nutfah. Di sektor pertanian, kewajiban dan tanggung jawab keplasmanutfahan dibebankan kepada Badan Litbang Pertanian Deptan beserta pusat-pusat penelitian dan pengembangan yang mempunyai mandat serta program. Mandat dan program tersebut untuk bidang pangan dilaksanakan antara lain oleh Balitbio, yang ditunjuk sebagai pemegang mandat pengelola keplasmanutfahan nasional.img12-1-1

Balai Penelitian Sayuran

Pelestarian plasma nutfah SDG tanaman pangan akan menentukan keberhasilan program pembangunan bidang pangan. Kecukupan pangan yang diidamkan akan tergantung kepada keragaman plasma nutfah yang dimiliki karena pada hakikatnya varietas unggul yang sudah, sedang & akan dirakit adalah merupakan perpaduan dari keragaman genetik khusus yang diinginkan & merupakan varietas unggul yang diharapkan. Oleh karena itu semua perlu menyadari betapa pentingnya untuk melakukan pelestarian plasma nutfah.

Keadaan tersebut harus diikuti dengan tindakan nyata yang dapat meminimalkan kendala-kendala yang dihadapi. Konsep pelestarian/konservasi Sumber Daya Genetik (SDG) tidak lepas dari bagaimana SDG tersebut dapat dimanfaatkan secara ekonomi, layak, dan secara lingkungan (ekologi) dapat dipertanggungjawabkan. Melalui pemanfaatan SDG banyak negara yang dapat mencukupi pangan bagi warganya. Demikian juga di Indonesia dengan melakukan pemuliaan yang efisien telah berhasil diperoleh dan dilepas sejumlah varietas unggul dari berbagai jenis tanaman.img12-1-2

Plasma nutfah hasil konservasi IPB
Sumber: web.ipb.ac.id/~lppm/in dex.php?view=penelitian/rui

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: