Pemuliaan Partisipatif

Sub Pokok Bahasan 9.3

Pemuliaan Partisipatif
(Participatory Plant Breeding)

Mengapa Perlu Pendekatan Baru
1. Banyaknya varietas yang dilepas tidak diadopsi oleh petani
2. Terdapat keragaman varietas lokal yang beradaptasi baik pada lingkungan spesifik
3. Teradapat keragaman lingkungan produksi yang tidak dapat dijangkau oleh program pemuliaan formal

Pengertian Participatory Plant Breeding
Participatory Plant Breeding adalah program pemuliaan yang melibatkan kerja sama antara pemulia, petani, pedagang, pengolah, konsumen dan pembuat kebijakan

Untuk lingkungan bercekaman, PPB adalah kegiatan pemuliaan tanaman yang melibatkan kerjasama petani dan pemulia untuk mengembangkan varietas yang beradaptasi pada lingkungan spesifik.

PPB pada pemuliaan lingkungan bercekaman
1. varietas yang dihasilkan oleh program pemuliaan terpusat (FPB) tidak dapat dimanfaatkan petani di lingkungan sub optimum
2. tipe lingkungan bercekaman lebih banyak dari lingkungan seleksi yang tersedia
3. kemajuan seleksi semakin rendah dengan semakin berbedanya lingkungan seleksi dengan lingkungan target

Formal Plant Breeding VS Participatory Plant Breeding

Formal Plant Breeding (FPB)
– Pemuliaan di lakukan terpusat
– Dilakukan di lingkungan optimum
– Seleksi oleh pemulia profesional
– Untuk lingkungan marginal, tetap menggunakan

Participatory Plant Breeding (PPB)
– Pemuliaan terdesentralisasi
– Dilakukan di lingkungan target/on farm
– Seleksi oleh pemulia dan petani

Kelebihan dari PPB :
1. Memanfaatkan pengetahuan breeder tentang pemuliaan dan materi genetik yang digunakan
2. Memanfaatkan pengetahuan petani tentang lingkungan dan kendala yang ada
3. Seleksi di lingkungan target
4. Seleksi berdasarkan penampilan di lingkungan Target bukan lingkungan di Seleksi saja.

Kapan PPB diperlukan
1. Formal Plant breeding dilaksanakan bila :
– Di wilayah dimana lahan pertanaman luas, seragam secara agroekologi
– Di wilayah dimana petani mudah mendapat akses ke input
– Di wilayah dimana konsumen akhir cenderung seragam
2. Participatory plant breeding dilaksanakan bila :
– Di wilayah dimana petanian bukan usaha berlahan luas
– Di Wilayah dengan lahan marginal/tidak optimum
– Di wilayah dimana pertanian dikendala banyak risiko, tumpang sari, dan bermasukan rendah

9.3.1 Tingkat Partisipasi

Tingkat partisipasi pemulia dan petani (Sperling et al, 2001):

  1. Tahapan Partisipasi
      (1) Perumusan tujuan penelitian
      (2) Membentuk populasi beragam (hibiridasi, mutasi, koleksi, introduksi)
      (3) Seleksi pada populasi bersegregasi
      (4) Pengujian dan karakterisasi varietas
      (5) Pelepasan varietas, sosialisasi dan produksi benih

    Pemulia terlibat dalam kelima tahapan sedangkan petani pada tahapan 1 sampai 4 dengan derajat yang berbeda.

  2. Derajat partisipasiSejauh mana pemulia dan petani mempenaruhi dan menentukan proses pada setiap tahapan partisipasi
    1. Partisipasi konsultatif
      Petani berperan melakukan seleksi dan meberikan informasi tentang lingkungan.
      Data hasil seleksi petani tidak ikut dianalisa
    2. Partisipasi kolaboratif
      Petani dan pemulia bersama-sama melakukan seleksi, data dari petani merupakan sub set dari data yang akan dianalisa
    3. Partisipasi kolegial
      Petani merancang dan melaksanakan percobaan dengan plasma nutfah lokal dengan dukungan dari pemulia

9.3.2 Bentuk Participatory Plant Breeding

Tipe Participatory Breeding:

  1. Participatory varietal selection (PVS)
    – kegiatan seleksi yang melibatkan petani. materi yang diseleksi adalah varietas-varietas yang telah dilepas, atau materi pemulian lanjut yang dikembangkan oleh pemulia
    – Merupakan bentuk dari PPB yang paling umum dan paling berhasil
  2. Participatory plant breeding (PPB)
    – kegiatan seleksi yang melibatkan petani sejak tahap awal dimana petani ikut menyeleksi materi pemuliaan bersegregasi

9.3.3 Metode Paritipatory Breeding

  1. Metode Participatory Varietal Selection
    Tahapan dari PVS adalah:a. Identifikasi kebutuhan petani(1) Participatory Rural Appraisal(2) Penelaahan terhadap jenis tanaman di lahan petani(3) Pra seleksi oleh petani dari materi yang ditanam di kebun percobaanb. Pencarian materi genetik yang sesuai

    Pencarian terhadap materi genetik yang sesuai untuk diuji bersama petani dapat dilakukan pada:

    (1) Varietas yang telah dilepas

    Varietas yang telah dilepas dapat dimanfaatkan dalam PVS karena adopsi varietas baru masih sangat rendah karena petani tidak mengetahui adanya varietas baru dan ketidak tersediaan benih

    (2) Materi pemuliaan lanjut

    Pemilihan materi pemuliaan lanjut dapat dilakukan oleh pemulia berdasarkan informasi akan adaptasi atau oleh petani yang diundang ke kebun percobaan

    c. Percobaan di Lahan petani

    Percobaaan di lahan petani (on farm experiments) dapat dilaksanakan dalam beberapa bentuk yaitu:

    (1) percobaan dirancang oleh pemulia dan dilaksanakan oleh pemulia di lahan petani

    (2) percobaan dirancang oleh pemulia dan dilaksanakan oleh petani

    (3) percobaan dirancang oleh petani dan dilaksanakan oleh petani

  2. Metode Participatory Plant BreedingMetode participatory breeding ditentukan oleh tingkat partisipasi petani dalam tahapan pemuliaan tanaman.

Tabel 1. Metode PPB berdasarkan tahapan partisipasi pada tanaman menyerbuk sendiri (Witcombe & Joshi, 1996)

No. Metode Penggunaan
1 Generasi awal (F2) di lahan petani. Generasi selanjutnya di kebun percobaan oleh pemulia Lokasi spesifik saja
2 Galur-galur lanjut terbaik diberikan pada petani untuk diuji. Mudah digunakan diberbagai lokasi
3 Mulai generasi F3 dan selanjutnya pemulia dan petani bekerja bersama-sama. Seleksi dilakukan oleh petani.
Pemulia memberi saran pada kriteria seleksi yang diwariskan dan metode seleksi
Mungkin dilakukan pada lebih dari satu lokasi
4 Pemulia menyerahkan generasi F3 atau F4 pada petani. Seleksi dan penggaluran dilakukan oleh petani.
Pada generasi F7 atau F8 pemulia memonitor keragaman di lahan petani
Galur terbaik diperbanyak untuk pelepasan varietas
Sangat mudah diterapkan di berbagai lokasi

Tabel 2. Contoh PPB untuk padi di India (Virk et al, 2002)

No. Kegiatan Hasil
1 Participatory varietal selection untuk memilih tetua terpilih tetua Kalinga III, IR36, IR64 dan Vandana
2 Persilangan antar tetua terpilih hasil PVS
persilangan terbatas hanya antar varietas yang beradaptasi ( Kalinga III) dengan tetua berdaya hasil tinggi yang terpillih
Kalinga III x IR36Kalinga III x IR64

Kalinga III x Vandana

3 Penanaman generasi F2 dan F3F2 pada musim tanam, F3 off seasson
Jumlah populasi sangat besar
4 Generasi F4 mulai digunakan dalam PPB
a Partisipasi kolaborasi

petani diberi benih F4 bulk dan ditanam di lahan petani. petani melakukan seleksi

terpilih galur Ashoka 200 F
b Partisipasi konsultasi

petani diundang ke kebun percobaan untuk mengevaluasi populasi pedigree- bulk F4

terpilih galur Ashoka 228 dan Ashoka 238
5 Galur terpilih diuji daya hasil pendahuluan dan multilokasi
6 Pada tahun 2001 dilepas varietas baru Varietas Birsa Vika Dhan 109 (dari Ashoka 200F) dan Varietas Birsa Vikas Dhan 109 (dari Ashoka 228)

9.3.4 Rancangan Percobaan

Rancangan percobaan diperlukan untuk:

  1. Mengkuantifikasi hasil pengamatan di lahan petani
  2. Menduga ragam dan heritabilitas dari karakter yang dipilih
  3. Menggabungkan informasi dari petani dan dari pemulia

Rancangan : Mother and baby trial

  1. Mother trial:- percobaan yang dirancang dan dikelola oleh pemulia- percobaan berulangan untuk mengevaluasi genotipe- dapat on-farm atau di kebun percobaan yang dekat lahan petani
  2. Baby trials:- percobaan di lahan petani dan dikelola petani- mengevaluasi suatu subset dari percobaan mother trials- setiap baby trial merupakan satu ulanganimg9-3-1

Data:

1. data kuantitatif dianalisa sebagai RCBD

2. data kualitatif (skor, biner, ranking)

Tabel 3. Tahapan Perancangan dan Pelaksanaan Mother-baby trial

Tahun Kegiatan dalam mother baby trial
1
    1. Studi pustaka
    2. Pemilihan lokasi penellitian
    3. Pertemuan dengan stake holder
    4. Pertemuan dengan kelompok tani
2
    1. Kelompok tani memilih petani peserta dan varietas
    2. Penunjukkan pengamat dari desa setempat
    3. Survey dasar keadaan petani dan lingkungan
    4. Survey dan analisis tanah5. Pelaksanaan percobaan dan mengevaluasi bersama petani
3
    1. Pelaksanaan percobaan tahun ke dua dan survey petani
    2. Analisa data
    3. Pertemuan dengan kelompok tani dan masyarakat desa
    4. pertemuan dengan stake holder

9.3.6 Kriteria Seleksi

Kriteria seleksi untuk PPB tidak selalu harus hasil, tetapi lebih pada adaptasi dan karakter lain seperti kualitas yang diinginkan oleh petani.

Kriteria seleksi pada PPB:
1. kriteria seleksi dapat sama atau berbeda antar petani dan pemulia
2. kriteria seleksi ditentukan sebelumnya (dapat berubah)

Tabel 4. Kriteria yang digunakan petani dan pemulia yang menghasilkan galur diatas rata-rata populasi

Ling Seleksi Kriteria Seleksi
1 2 3 4 5 6 7 8
onfarm Petani
x
x
x
x
 
 
 
x
  pemulia
x
x
x
x
 
 
 
 
Tel Hadya Petani
 
x
x
x
x
 
 
 
  pemulia
 
x
x
x
x
 
 
 
Breda Petani
x
x
x
 
 
x
x
 
  pemulia
 
x
x
 
 
 
 
 
1 = tanaman tinggi 5 = tahan rebah
2 = biji besar 6 = vigor awal
3 = hasil panen 7 = jumlah anakan
4 = biomasa 8 = panjang malai

Kriteria seleksi yang digunakan petani umumnya berubah dari kesepakatan semula.

Tabel 5. Hasil panen galur-galur barley yang diseleksi oleh petani dan pemulia

Lokasi Hasil panen (kg/ha)
Petani Pemulia Beda(t-test)
Ibbin 4615*** 3971*** ns
Elba 3498 * 3199** ns
Tel Brak 4253 4020* ns
Jurn El Aswad 2049* 1724** ns
Baylonan 454* 324* ns
Al Bab 649*** 488*** ***
Melahya 915 920** ns
Bari Sharki 1366* 1129 ns
Sauran 2561 2654 ns

* p<0.05, ** p< 0.01, *** p<0.001 dibanding nilai tengah populasi

Tabel 6. Perbandingan hasil berbagai strategi seleksi

Strategi seleksi Frekuensi galur berdaya hasil tinggi
Terpusat – non partisipasi 11.3bc
Terpusat – partisipasi 9.1 c
Desentralisasi – non partisipasi 17.2 b
Desentrasisasi – partisipasi 33.3 a

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: