Metode Pembentukan Keragaman Genetik

Sub Pokok
Bahasan 4.1
Metode Pembentukan Keragaman Genetik

Arti Penting Keragaman Genetik Bagi Pemulia

Pemuliaan mempergunakan prinsip genetika untuk memperbaiki suatu tanaman. Untuk memuliakan suatu tanaman, adanya keragaman genetik merupakan syarat mutlak. Dengan adanya keragaman, memudahkan kita untuk memilih tanaman dengan sifat-sifat yang kita inginkan.

img4-1-1Keragaman genetik cabai (Capsicum sp.).

Pembentukan Keragaman Genetik

Pembentukan keragaman genetik dapat dilakukan melalui hibridisasi, eksplorasi, introduksi, mutasi induksi, manipulasi kromosom dan poliploidi, hibridisasi somatik, transfer gen.

  1. Hibridisasi
  2. Hibridisasi bertujuan untuk memperoleh kombinasi genetik yang diinginkan melalui persilangan dua atau lebih tetua yang berbeda genotipenya. Terdapat dua macam hibridisasi, yaitu hibridisasi intraspesifik dan interspesifik.

    img4-1-2Teknik persilangan Anggrek Sumber: fp.uns.ac.id.
  3. Eksplorasi
  4. Kegiatan eksplorasi dan koleksi plasma nutfah dimaksudkan untuk mencari dan mengumpulkan bahan-bahan tanaman dari berbagai tempat, baik di dalam maupun di luar negeri, guna dijadikan sebagai sumber daya genetik dari berbagai karakter penting yang diperlukan dalam melaksanakan program pemuliaan tanaman. Selanjutnya tanaman-tanaman hasil eksplorasi tersebut perlu dikoleksi dan dilestarikan secara baik sebagai perbendaharaan sumber gen (Bank Gen) yang sangat penting artinya untuk perbaikan sifat tanaman melalui program hibridisasi.

  5. Introduksi
  6. Introduksi adalah proses mendatangkan suatu kultivar tanaman ke suatu wilayah baru. Introduksi diutamakan untuk tanaman yang mempunyai nilai ekonomis penting.

    img4-1-3Gambar. Canola, tanaman sub tropis penghasil minyak sayur,
    bahan baku pakan ternak, dan biodiesel. Pertama kali dibudidayakan di Kanada.img4-1-4Gambar. Singawalang, tanaman obat untuk penyakit TBC, diintroduksi melalui India.
    Sumber : http://www.indomedia.com.
  7. Mutasi Induksi
  8. Mutasi adalah perubahan genetik baik gen tunggal atau sejumlah gen atau susunan kromosom. Perubahan genetik tersebut menimbulkan keragaman genetik, sehingga dapat digunakan sebagai bahan populasi seleksi.

  9. Manipulasi Kromosom dan Poliploidi
  10. Poliploidi adalah organisme yang mempunyai lebih dari dua set kromosom atau genom dalam sel somatisnya. Penyebab terjadinya poliploidi ada dua, yaitu autopoliploidi dan allopoliploidi. Autopoliploidi terjadi oleh penggandaan langsung pada kromosom. Di alam terdapat secara spontan, tetapi biasanya amat jarang. Secara buatan dapat digunakan perlakuan colchicine. Allopoliploidi terjadi dari hasil persilangan antara tanaman yang berbeda genom, F1 mungkin steril penuh atau sebagian tergantung dari derajat ketidaksamaan genetik. Bila kromosom dari hasil persilangan antarspesies mengganda, maka baru menjadi fertil dan dapat dikembangkan.

    img4-1-5 img4-1-6

    Gambar. Contoh tanaman poliploidi, hasil perlakuan colchicine.

  11. Hibridisasi Somatik
  12. Hibridisasi somatik dengan teknik fusi protoplas dilakukan pada tanaman-tanaman yang memiliki barier seksual, misalnya tanaman yang mempunyai hubungan kekerabatan jauh (spesies liar) dan tanaman steril atau tanaman yang hanya dapat diperbanyak secara vegetatif. Teknik fusi protoplas yang digunakan dilakukan berdasarkan prinsip terjadinya pembuahan, yaitu dengan menyatukan gamet jantan (sub protoplasma) dengan gamet betina (protoplasma).

    Keuntungan hibridisasi somatik, selain dapat mentransfer gen-gen yang belum teridentifikasi, juga dapat memodifikasi atau memperbaiki sifat-sifat yang diturunkan secara monogenik dan poligenik antar galur atau spesies. Keuntungan fusi protoplas yang lain adalah diperoleh kombinasi sifat baru yang merupakan kombinasi sitoplasma, karena sitoplasma pada perkawinan seksual hanya berasal dari tetua betina saja.

  13. Transfer Gen
  14. Transformasi gen adalah proses dimana DNA asing dimasukkan ke dalam sel tanaman. Memasukkan informasi genetik “asing” ke dalam sel tanaman dimaksudkan untuk membantu menghilangkan hambatan yang terjadi pada proses reproduksi melalui perkawinan.

    img4-1-7Tembakau Transgenik.

2 Responses so far »

  1. 1

    nurmy said,

    thanks infonya ya……..

  2. 2

    Putra said,

    makasih baget buat tulisannya.


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: